Mengapa IPDN tdk perlu dibubarkan?
Ya. Itu judul sebuah buku yang seperti “buku putih” sebagai counter beberapa tulisan tentang IPDN yang dalam beberapa bulan ini banyak sekali keluar. Rata2 menuntut pembubaran dan bercerita dari sepak terjang Inu, sang dosen yang kabarnya sudah siap2 hengkang dari kampus IPDN lantaran “diusir secara halus”.
Mengapa dan apa isinya? sudah saya duga. Penulis adalah alumnus STPDN. Bias sangat rentan terjadi. Lalu, mengapa IPDN tidak perlu dibubarkan? jawaban beliau sederhana : mengacu ke laporan rekomendasi tim khusus utk IPDN yang dipimpin Ryaas Rasyid. ‘kan tidak ada opsi BUBAR? hehe.. Saya cuman taunya sih, Ryaas itu orang IIP alias yang sudah digabung dengan STPDN.. lah, orang dalem juga! trus.. SBY .. militer.. sounds familiar sama pola “disiplin” IPDN. Jelas lah, nggak mau bilang klo disiplin ala militernya IPDN salah! Dia juga dididik disiplin militer kok?
Terus, jawabannya mengapa IPDN tdk perlu dibubarkan ada satu kata : karena IPDN PERLU. Jadi, untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka yang pro IPDN bubar harus bisa menjawab, mengapa IPDN TIDAK DIPERLUKAN.. silakan beropini, namun saya hanya lihat itu buku (mohon maaf ga ingat euy persisnya tuh buku) ya pembelaan diri aja. Dan masih aja ada kalimat2 khas orde baru yang “mengayomi” “melindungi” “pelayan masyarakat” blablabla..
Up to you untuk mempertahankan IPDN. yang pasti, sepertinya setelah Buku itu terlanjur dicetak dengan berbagai macam alasan agar IPDN itu tidak dibubarkan (dan malah bagus) ternyata.. kematian berikutnya dari penduduk jatinangor, Wendy, si tukang ojek terjadi. Lalu terjadi pembongkaran kasus korupsi tanah IPDN, dst..
Well.. cukup alasan ku utk membubarkan institusi nyeleneh ini! anyway, apaan sih Pamong praja, praja bla bla bla, Seragam coklat aja bangga.. trus apa itu Praja, purnapraja, madya praja ~alah.. kata2 yang sepertinya khas “feodalisme” .. sebut saja MAHASISWA! dan kampus ya kampus seperti MAHASISWA! saya kalo orang bilang praja ingetnya malah Satpol PP hahaha.. kurang lebih sama lah kayak gitu!








pertamax mas…
saya nggak ada pikiran bwat yang ini..
just wanna say keep on writing,
Kiki Ahmadi
January 15, 2008
Keep on writing.. and Reading..
Pompey
July 1, 2008