Archive for September, 2007

Ilmiah & Intelek Tentang Kentut

Posted on September 28, 2007. Filed under: Uncategorized |

Pertayaan dan jawaban intelek mengenai kentut..

1. Dari mana asal kentut ?
Dari gas dalam usus. Gas dalam usus berasal dari udara yang kita telan, gas yang menerobos ke usus dari darah, gas dari reaksi kimia & gas dari bakteri dalam perut.

2. Apa komposisi kentut ?
Bervariasi. Makin banyak udara anda telan, makin banyak kadar nitrogen dalam kentut (oksigen dari udara terabsorbsi oleh tubuh sebelum sampai di usus). Adanya bakteri serta reaksi kimia antara asam perut & cairan usus menghasilkan karbondioksida. Bakteri juga menghasilkan metana & hidrogen. Proporsi masing-masing gas tergantung apa yang anda makan, berapa banyak udara tertelan, jenis bakteri dalam usus, berapa lama kita menahan kentut. Makin lama menahan kentut, makin besar proporsi nitrogen, karena gas-gas lain terabsorbsi oleh darah melalui dinding usus. Orang yang makannya tergesa-gesa kadar oksigen dalam kentut lebih banyak karena tubuhnya tidak sempat mengabsorbsi oksigen. (Makanya jangan suka nahan kentut ).

3. Kenapa kentut berbau busuk ?
Bau kentut karena kandungan hidrogen sulfida & merkaptan. Kedua senyawa ini mengandung sulfur (belerang). Makin banyak kandungan sulfur dalam makanan anda, makin banyak sulfida & merkaptan diproduksi oleh bakteri dalam perut, & makin busuklah kentut anda. Telur & daging punya peran besar dalam memproduksi bau busuk kentut. Kacang-kacangan berperan dalam memproduksi volume kentut, bukan dalam kebusukannya.

4. Kenapa kentut menimbulkan bunyi ?
Karena adanya vibrasi lubang anus saat kentut diproduksi. Kerasnya bunyi tergantung pada kecepatan gas. (Dan diameter lubang anus anda, hi..hi….)

5. Kenapa kentut yang busuk itu hangat & tidak bersuara ?
Salah satu sumber kentut adalah bakteri. Fermentasi bakteri & proses pencernaan memproduksi panas, hasil sampingnya adalah gas busuk. Ukuran gelembung gas lebih kecil, hangat & jenuh dengan produk metabolisme bakteri yg berbau busuk. Ini kemudian menjadi kentut, walau hanya kecil volumenya, tapi SBD (Silent But Deadly).

6. Berapa banyak kentut diproduksi sehari ?
Rata-rata setengah liter sehari dalam 14 kali kentut.

7. Mengapa kentut keluar melalui lubang dubur ?
Karena density-nya lebih ringan, kenapa gas kentut tidak melakukan perjalanan ke atas? Tidak demikian. Gerak peristaltik usus mendorong isinya ke arah bawah. Tekanan di sekitar anus lebih rendah. Gerak peristaltik usus menjadikan ruang menjadi bertekanan, sehingga memaksa isi usus, termasuk gas-nya untuk bergerak ke kawasan yg bertekanan lebih rendah, yaitu sekitar anus. Dalam perjalanan ke arah anus, gelembung-gelembung kecil bergabung jadi gelembung besar. Kalau tidak ada gerak peristaltik, gelembung gas akan menerobos ke atas lagi, tapi tidak terlalu jauh, karena bentuk usus yg rumit & berbeit-belit. (Bayangkan kalo kentut keluar dari lubang hidung).

8. Berapa waktu yang diperlukan oleh kentut untuk melakukan perjalanan ke hidung orang lain ?
Tergantung kondisi udara, seperti kelembaban, suhu, kecepatan & arah angin, berat molekul gas kentut, jarak antara ‘transmitter’ dengan ‘receiver’. Begitu meninggalkan sumbernya, gas kentut menyebar & konsentrasinya berkurang. Kalau kentut tidak terdeteksi dalam beberapa detik, berarti mengalami pengenceran di udara & hilang ditelan udara selama-lamanya. Kecuali kalau anda kentut di ruang sempit, seperti lift, mobil, konsentrasinya lebih banyak, sehingga baunya akan tinggal dalam waktu lama sampai akhirnya diserap dinding.

9. Apakah setiap orang kentut ?
Sudah pasti, kalau masih hidup. Sesaat setelah meninggalpun orang masih bisa kentut. (Makanya gak usah malu kalo sering kentut)

10. Betulkah laki-laki kentut lebih sering daripada perempuan ?
Tidak ada kaitannya dengan gender.. Kalau benar, berarti perempuan menahan kentutnya, & saat kentut banyak sekali jumlah yg dikeluarkan. (Makanya kentut perempuan lebih bau, ha..ha….)

11. Saat apa biasanya orang kentut ?
Pagi hari di toilet. yang disebut “morning thunder”. Kalau resonansinya bagus, bisa kedengaran di seluruh penjuru rumah.

12. Mengapa makan kacang-kacangan menyebabkan banyak kentut ?
Kacang-kacangan mengandung zat gula yang tidak bisa dicerna tubuh. Gula tsb (raffinose, stachiose, verbascose) jika mencapai usus, bakteri di usus langsung berpesta pora & membuat banyak gas. Jagung, paprika, kubis, kembang kol, susu juga penyebab banyak kentut (bukan baunya!).

13. Selain makanan, apa saja penyebab kentut ?
Udara yang tertelan, makan terburu-buru, makan tanpa dikunyah, minum soft drink, naik pesawat udara (karena tekanan udara lebih rendah, sehingga gas di dalam usus mengalami ekspansi & muncul sebagai kentut).

14. Apakah kentut sama dengan sendawa, tapi muncul dari lain lubang ?
Tidak… sendawa muncul dari perut, komposisi kimianya lain dengan kentut . Sendawa mengandung udara lebih banyak, kentut mengandung gas yang
diproduksi oleh bakteri lebih banyak.

15. Kemana perginya gas kentut kalau ditahan tidak dikeluarkan ?
Bukan diabsorbsi darah, bukan hilang karena bocor.. Tapi bermigrasi ke bagian atas menuju usus & pada gilirannya akan keluar juga. Jadi bukan lenyap, tapi hanya mengalami penundaan.

16. Mungkinkah kentut terbakar ?
Bisa saja. Kentut mengandung metana, hidrogen yang combustible (gas alam mengandung komponen ini juga). Kalau terbakar, nyala-nya berwarna biru karena kandungan unsur hidrogen. (Kalo naik gunung, lupa bawa korek api tapi mau masak indomie, pakai aja kentut buat nyalain kompor)

17. Bisakah menyalakan korek api dengan kentut ?
Jangan mengada-ada. .. konsistensinya lain. Juga suhunya tidak cukup panas untuk memulai pembakaran.

18. Mengapa kentut anjing & kucing lebih busuk ?
Karena anjing & kucing adalah karnivora (pemakan daging). Daging kaya akan protein. Protein mengandung banyak sulfur, jadi bau kentut binatang ini lebih busuk. Lain dengan herbivora seperti sapi, kuda, gajah, yang memproduksi kentut lebih banyak, lebih lama, lebih keras bunyinya, tapi relatif tidak berbau. (Makanya lebih baik pelihara gajah di rumah daripada anjing).

19. Betulkah bisa teler kalau mencium bau kentut 2-3 kali berturut-turut ?
Kentut mengandung sedikit oksigen, mungkin saja anda mengalami pusing kalau mencium bau kentut terlalu banyak. (Makanya yang punya hobi cium bau kentut, sebaiknya dikurangin)

20. Apakah warna kentut ?
Tidak berwarna. Kalau warnanya oranye seperti gas nitrogen oksida, akan ketahuan siapa yang kentut.

21. Kentut itu apakah asam, basa atau netral ?
Asam, karena mengandung karbondioksisa (CO2) & hidrogen sulfida (H2S).

22. Apa yang terjadi kalau seseorang kentut di planet Venus ?
Planet Venus sudah banyak mengandung sulfur (belerang) di lapisan udaranya, jadi kentut di sanapun tidak ada pengaruhnya.

Advertisements
Read Full Post | Make a Comment ( 3 so far )

19 Tanda Gagal Ramadhan..

Posted on September 20, 2007. Filed under: Jurnal Intelektual, The God-power | Tags: , , , |

Dari sebuah milis.. Cocok buat renungan Tuk Intelektual yang sering kontemplasi di blog ini …

19 Tanda Gagal Ramadhan

Di bulan Ramadhan, pintu neraka ditutup dan pintu syurga dibuka lebar-lebar. Namun banyak orang gagal mendapatkan kemuliaannya.

Rasulullah Bersabda : ” Banyak Sekali orang yang Berpuasa hanya mendapatkan Lapar dan Dahaga”, Dihadits yang Lain beliau bersabda : ” Orang yang Paling Merugi Adalah ketika Allah mendatangkan Ramadhan baginya dan dia melewati Ramadhan tanpa mengambil apapun darinya”

Di bawah ini kiat-Kiat menghindarinya gagalnya Ramadhan :

1. Kurang melakukan persiapan di bulan Sya`ban.

Misalnya, tidak tumbuh keinginan melatih bangun malam dengan shalat tahajjud. Begitupun tidak melakukan puasa sunnah Syaåban, sebagaimana telah disunnahkan Rasulullah Shallallaahu Åalaihi wa sallam. Dalam hadits Bukhari dan Muslim, dari Aisyah Radhiallaahu Åanha berkata,

Saya tidak pernah melihat Rasulullah berpuasa sebulan penuh selain di bulan Ramadhan, dan saya tidak pernah melihat beliau banyak berpuasa selain di bulan Syaåban.ö

2. Gampang mengulur shalat fardhu.

ôMaka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka kelak mereka akan menemui kesesatan kecuali orang-orang yang bertaubat dan beramal shalih.ö (Maryam: 59)

3. Malas menjalankan ibadah-ibadah sunnah.

Termasuk di dalamnya menjalankan ibadah shalatul-lail. Mendekatkan diri kepada Allah dengan melaksanakan ibadah-ibadah sunnah merupakan ciri orang yang shalih.

Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang bersegera dalam mengerjakan perbuatan-perbuatan baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyuå kepada Kami.ö (Al-Anbiya:90)

ôDan hamba-Ku masih mendekatkan diri kepada-Ku dengan ibadah-ibadah sunnah, sampai Aku mencintainya. (Hadits Qudsi)

4. Kikir dan rakus pada harta benda.

Takut rugi jika mengeluarkan banyak infaq dan shadaqah adalah tandanya. Salah satu sasaran utama shiyam agar manusia mampu mengendalikan sifat rakus pada makan minum maupun pada harta benda, karena ia termasuk sifat kehewanan (Bahimiyah). Cinta dunia serta gelimang kemewahan hidup sering membuat manusia lupa akan tujuan hidup sesungguhnya.

Mendekat kepada Allah Subhaanahu wa taåala, akan menguatkan sifat utama kemanusiaan (Insaniyah).

5. Malas membaca Al-Quråan.

Ramadhan juga disebut Syahrul Quråan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Quråan. Orang-orang shalih di masa lalu menghabiskan waktunya baik siang maupun malam Ramadhan untuk membaca Al-Quråan.

ôIbadah ummatku yang paling utama adalah pembacaan Al-Quråan.ö (HR Baihaqi)

Ramadhan adalah saat yang tepat untuk menimba dan menggali sebanyak mungkin kemuliaan Al-Quråan sebagai petunjuk hidup. Kebiasaan baik ini harus nampak berlanjut setelah Ramadhan pergi, sebagai tanda keberhasilan latihan di bulan suci.

6. Mudah mengumbar amarah.

Ramadhan adalah bulan kekuatan. Nabi Saw bersabda: ôOrang kuat bukanlah orang yang selalu menang ketika berkelahi. Tapi orang yang kuat adalah orang yang bisa menguasai diri ketika marah.ö

Dalam hadits lain beliau bersabda: ôPuasa itu perisai diri, apabila salah seorang dari kamu berpuasa maka janganlah ia berkata keji dan jangan membodohkan diri. Jika ada seseorang memerangimu atau mengumpatmu, maka katakanlah sesesungguhnya saya sedang berpuasa.ö (HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah)

7. Gemar bicara sia-sia dan dusta.

ôBarangsiapa tidak meninggalkan perkataan dusta perbuatan Az-Zur, maka Allah tidak membutuhkan perbuatan orang yang tidak bersopan santun, maka tiada hajat bagi Allah padahal dia meninggalkan makan dan minumnya.ö (HR Bukhari dari Abu Hurairah)

Kesempatan Ramadhan adalah peluang bagi kita untuk mengatur dan melatih lidah supaya senantiasa berkata yang baik-baik. Umar ibn Khattab Ra berkata: ôPuasa ini bukanlah hanya menahan diri dari makan dan minum saja, akan tetapi juga dari dusta, dari perbuatan yang salah dan tutur kata yang sia-sia.ö (Al Muhalla VI: 178) Ciri orang gagal memetik buah Ramadhan kerap berkata di belakang hatinya. Kalimat-kalimatnya tidak ditimbang secara masak: ôBicara dulu baru berpikir, bukan sebaliknya, berpikir dulu, disaring, baru diucapkan.ö

8. Memutuskan tali silaturrahim.

Ketika menyambut datangnya Ramadhan Rasulullah Saw bersabda: ôBarangsiapa menyambung tali persaudaraan (silaturrahim) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya. Barang siapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nyaùö Puasa mendidik pribadi-pribadi untuk menumbuhkan jiwa kasih sayang dan tali cinta.

Pelaku shiyam jiwanya dibersihkan dari kekerasan hati dan kesombongan, diganti dengan perangai yang lembut, halus dan tawadhu. Apabila ada atau tidak adanya Ramadhan tidak memperkuat hubungan kekeluargaan dan persaudaraan, itu tanda kegagalan.

9. Menyia-nyiakan waktu.

Al-Quråan mendokumentasikan dialog Allah Swt dengan orang-orang yang menghabiskan waktu mereka untuk bermain-main.

“Allah bertanya: Berapa tahunkan lamanya kamu tinggal di bumi?”
Mereka menjawab: Kami tinggal di bumi sehari atau setengah hari. maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung.”

Allah berfirman: Kamu tidak tingal di bumi melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui. “Maka apakah kamu mengira sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? Maka Maha Tinggi Allah, Raja Yang sebenarnya; tidak Tuhan yang berhak disembah selain Dia, Tuhan yang mempunyai ÅArsy yang mulia. (Al-Mu’minun: 112-116)

Termasuk gagal dalam ber-Ramadhan orang yang lalai atas karunia waktu dengan melakukan perbuatan sia-sia, kemaksiatan, dan hura-hura. Disiplin waktu selama Ramadhan semestinya membekas kuat dalam bentuk cinta ketertiban dan keteraturan.

10. Labil dalam menjalani hidup.

Labil alias perasaan gamang, khawatir, risau, serta gelisah dalam menjalani hidup juga tanda gagal Ramadhan. Pesan Rasulullah Saw:

ôSesungguhnya telah datang bulan Ramadhan yang penuh berkah. Allah telah memfardhukan atas kamu berpuasa di dalamnya. Dibuka semua pintu surga, dikunci semua pintu neraka dan dibelenggu segala syetan. Di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa tiada diberikan kebajikan malam itu, maka sungguh tidak diberikan kebajikan atasnya.ö (HR Ahmad, Nasaåi, Baihaqi dari Abu Hurairah)

Bila seseorang meraih berkah bulan suci ini, jiwanya mantap, hatinya tenteram, perasaannya tenang dalam menghadapi keadaan apapun.

11. Tidak bersemangat mensyiarkan Islam.

Salah satu ciri utama alumnus Ramadhan yang berhasil ialah tingkat taqwa yang meroket. Dan setiap orang yang ketaqwaannya semakin kuat ialah semangat mensyiarkan Islam. Berbagai kegiatan Åamar maåruf nahiy munkar dilakukannya, karena ia ingin sebanyak mungkin orang merasakan kelezatan iman sebagaimana dirinya. Jika semangat ini tak ada, gagal lah Ramadhan seseorang.

12. Khianat terhadap amanah.

Shiyam adalah amanah Allah yang harus dipelihara (dikerjakan) dan selanjutnya dipertanggungjawabk an di hadapan-Nya kelak.

Shiyam itu ibarat utang yang harus ditunaikan secara rahasia kepada Allah. Orang yang terbiasa memenuhi amanah dalam ibadah sir (rahasia) tentu akan lebih menepati amanahnya terhadap orang lain, baik yang bersifat rahasia maupun yang nyata. Sebaliknya orang yang gagal Ramadhan mudah mengkhianati amanah, baik dari Allah maupun dari manusia.

13. Rendah motivasi hidup berjama`ah.

Frekuensi shalat berjamaåah di masjid meningkat tajam selama Ramadhan. Selain itu, lapar dan haus menajamkan jiwa sosial dan empati terhadap kesusahan sesama manusia, khususnya sesama Muslim. Allah mencintai hamba-hamba- Nya yang berjuang secara berjamaåah, yang saling menguatkan.

ôSesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam saatu barisan yang teratur, seakan-akan mereka seperti bangunan yang tersusun kokoh.ö (Ash-Shaf: 4) Ramadhan seharusnya menguatkan motivasi untuk hidup berjamaåah.

14. Tinggi ketergantungannya pada makhluk.

Hawa nafsu dan syahwat yang digembleng habis-habisan selama bulan Ramadhan merupakan pintu utama ketergantungan manusia pada sesama makhluk. Jika jiwa seseorang berhasil merdeka dari kedua mitra syetan itu setelah Ramadhan, maka yang mengendalikan dirinya adalah fikrah dan akhlaq. Orang yang tunduk dan taat kepada Allah lebih mulia dari mereka yang tunduk kepada makhluk.

15. Tidak ada perubahan amal dan perilaku sebelum dan sesudah Ramadhan.

Ramadhan merupakan bulan dimana Allah memberikan kesempatan manusia untuk melatih diri meningkatkan amal dan ibadahnya serta mengurangi hal-hal yang merugikan kehidupan manusia itu sendiri. Fase dan kesempatan ini allah berikan juga kepada makhluk-makhluknya yang Lain. Ibarat Fase Metamorfosis, makhluk ulat yang awalnya merugikan, buruk akhlak dan egois menjadi kupu-kupu yang bermanfaat untuk makhluk lain, memilih dan menjaga makanannya yang hala- dan baik dan tidak merugikan -malah disenangi makhluk lainnya.

16. Tidak mencintai kaum dhuafa.

Syahru Rahmah, Bulan Kasih Sayang adalah nama lain Ramadhan, karena di bulan ini Allah melimpahi hamba-hamba- Nya dengan kasih sayang ekstra. Shiyam Ramadhan menanam benih kasih sayang terhadap orang-orang yang paling lemah di kalangan masyarakat. Faqir miskin, anak-anak yatim dan mereka yang hidup dalam kemelaratan. Rasa cinta kita terhadap mereka seharusnya bertambah. Jika cinta jenis ini tidak bertambah sesudah bulan suci ini, berarti Anda perlu segera instrospeksi.

17. Salah dalam memaknai akhir Ramadhan.

Khalifah Umar ibn Abdul Aziz memerintahkan seluruh rakyatnya supaya mengakhiri puasa dengan memperbanyak istighfar dan memberikan sadaqah, karena istighfar dan sadaqah dapat menambal yang robek-robek atau yang pecah-pecah dari puasa. Menginjak hari-hari berlalunya Ramadhan, mestinya kita semakin sering melakukan muhasabah (introspeksi) diri.

“Wahai orang-orang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Al-Hasyr: 18)

18. Sibuk mempersiapkan Lebaran.

Kebanyakan orang semakin disibukkan oleh urusan lahir dan logistik menjelah Iedul Fitri. Banyak yang lupa bahwa 10 malam terakhir merupakan saat-saat genting yang menentukan nilai akhir kita di mata Allah dalam bulan mulia ini. Menjadi pemenang sejati atau pecundang sejati.

Konsentrasi pikiran telah bergeser dari semangat beribadah, kepada luapan kesenangan merayakan Idul Fitri dengan berbagai kegiatan, akibatnya lupa seharusnya sedih akan berpisah dengan bulan mulia ini.

19. Idul Fitri dianggap hari kebebasan.

Secara harfiah makna Idul Fitri berarti ôhari kembali ke fitrah. Namun kebanyakan orang memandang Iedul Fitri laksana hari dibebaskannya mereka dari ôpenjaraö Ramadhan. Akibatnya, hanya beberapa saat setelah Ramadhan meninggalkannya, ucapan dan tindakannya kembali cenderung tak terkendali, syahwat dan birahi diumbar sebanyak-banyaknya. Mereka lupa bahwa Iedul Fitri seharusnya menjadi hari di mana tekad baru dipancangkan untuk menjalankan peran khalifah dan abdi Allah secara lebih profesional.

Read Full Post | Make a Comment ( 3 so far )

Lilin Pada Mi Instan ternyata Hoax

Posted on September 20, 2007. Filed under: Jurnal Intelektual, The Techno-power | Tags: , , , , , , , |

Sengaja saya taroh ini di blog utk pengetahuan baru bagi kita. Ini berita di ambil dari situs yang membahas tentang berita-berita bohongYang juga ada pada “Sumber Intelektual” yang bisa kamu kunjungi.

Silakan di nikmati..

Lilin Pada Mi Instan

Beritanya menyatakan bahwa mi instan mengandung lapisan lilin.
Sempat juga masuk ke koran PR 2 Nov 2006. (yang katanya : Dan, pada hari kamis (9/11) tulisan yang memperbaiki tulisan sebelumnya sudah terbit dalam halaman kampus.)

Tanggapan saya:
To: kampus_pr@yahoo.com
Cc: redaksi@pikiran-rakyat.com

Yth. Bpk.Agus Rakasiwi & redaksi ‘PR’

Menanggapi artikel yang ditulis oleh Bpk.Agus Rakasiwi, ‘Hindari Makan Mi Instan Setiap Hari’ di ‘PR’ hari Kamis, 2 November 2006 halaman 21 (’Kampus’). Ada beberapa kesalahan yang fatal dimuat di artikel tersebut yang dibaca oleh sangat banyak orang.

Saya tahu kalau artikel tersebut bertujuan baik, namun banyak isi artikel tersebut yang dikutip dari sumber-sumber yang tidak jelas, termasuk e-mail yang di-forward dari milis ke milis yang isinya sebagian besar adalah bohong & penulisnya tidak jelas (tergolong ’spam’), misalnya soal isu mi instan yang dilapisi lilin, padahal setahu saya, itu sama sekali tidak benar.
Kalau betul begitu, maka di air rebusan mi instan ketika dimasak akan ‘mengapung’ lilin cair. Juga, di daftar komposisi mi tidak dicantumkan apapun yang berkaitan dengan lilin.

Hal ini dapat menimbulkan masalah hukum berupa tuntutan dari para produsen mi instan terhadap ‘PR’ & penulis artikel (Bpk. Agus). Atau, jika tuduhan itu berdasar (ada hasil analisis dari lab), maka dapat diajukan tuntutan pada para produsen mi instan karena membuat label yang tidak benar.

Hal lain yaitu tulisan Bpk.Agus yang di paragraf 3 yang menyebutkan ‘namun, informasi kedokteran menyebutkan terdapat kandungan zat-zat adiktif’. Saya sebagai dokter ingin bertanya, informasi kedokteran dari mana? Dari jurnal apa atau textbook mana? Harap disebutkan, karena saya belum pernah membaca hal semacam itu. Juga, ada kesalahan fatal ketika penulis tidak bisa membedakan bedanya ‘aditif’ dengan ‘adiktif’, 2 hal yang sangat berbeda.

Kalau garam, gula, cabai merah, dst (yang disebutkan Bpk.Agus) itu termasuk ‘zat adiktif’, maka ’sembako’ bisa disamakan dengan ‘narkoba’ yang memang berbahaya bagi kesehatan, otomatis pula kita akan sulit makan dengan rasa yang enak karena semua itu adalah bumbu dapur & sebagian besar adalah ‘bahan alami’ yang justru disarankan digunakan oleh Bpk.Agus.
Juga harus disebutkan mendapat data/hasil penelitian dari mana kalau tubuh membutuhkan waktu lebih dari 2 hari untuk membersihkan lilin & perilaku makan ‘yang demikian’ meningkatkan kemungkinan seseorang terjangkiti kanker (paragraf 4).

Yang justru lebih penting tapi tidak dibahas oleh Bpk.Agus adalah kandungan pewarna kuning (tartrazin) yang justru lebih berbahaya bagi kesehatan dibandingkan hal-hal di atas. Pewarna tersebut setahu saya bisa membuat kekambuhan pada penderita penyakit asthma & efek-efek negatif lainnya pada kesehatan.

Yang harus dilakukan justru adalah advokasi supaya produsen mi menghentikan penggunaan pewarna tartrazin pada produk-produk mi instan sehingga mi instan berwarna putih saja atau menggantinya dengan pewarna lain yang lebih aman, seperti beta karoten untuk warna kuning. Juga, membuatproduk khusus mi instan untuk anak-anak yang tidak menggunakan MSG & pewarna buatan.

Baiknya, segera dibuat klarifikasi atau tulisan lain yang meralat tulisan Bpk.Agus tersebut & diharapkan lebih berhati-hati di masa depan untuk memuat tulisan-tulisan semacam ini.

Terima kasih.
salam
Billy N.

Dokter & mahasiswa pascasarjana hukum kesehatan Unika Soegijapranata
Semarang, tinggal di Bandung

Read Full Post | Make a Comment ( 7 so far )

30 ETOS KERJA

Posted on September 13, 2007. Filed under: Coretan Intelektual | Tags: , , , , |

Dapat dari milis Technomedia.. Sumber awal tdk diketahui.

30 ETOS KERJA, Tapi Sudah diadaptasi oleh orang Indonesia.. hehehe..

1. Outgoing personality: jarang di tempat! Jalan-jalan melulu
2. Great presentation skills: pinter ngebual
3. Good communication skills: chating mulu, ngobrol sana-sini
4. Works first!: bingung mikirin jodoh
5. Active socially: suka ngabisin makanan orang
6. Independent worker: sibuk sendiri, orang lain gak tau apa yang
dikerjain
7. Quick thinking: pinter ngeles
8. Careful thinker: gak bisa ngambil keputusan
9. Good thinker for dificult jobs: sukses berkat kerja keras orang lain
10. Good leadership: suaranya kuenceng tenant
11. Good judgement: lucky terus..
12. Good sense of humour: banyak stock humor porno
13. Career minded: suka ngejelek2in pekerjaan orang lain
14. Loyal: gak dapet pekerjaan di tempat lain
15. Great value of company: datang tepat waktu
16. Good credibility: ngutang terus! kolektor kartu kredit
17. Pegawai negri minded: pinter cari tempat dan waktu untuk tidur
18. Wide knowledge: browsing truss!! download truss!
19. Open minded: suka ngintip email orang
20. Efficient worker: lagi ngejar uang efesiensi
21. Good team work: cepat bikin team ..kalo lagi banyak kerjaan
22. Potential worker: nyari lowongan truss!!
23. Entrepreneurship minded: gak bisa diatur! maunya kerja sendiri
24. Key person: pegang kunci…suka over time
25. Good vision: punya banyak stock gambar syurrr
26. Good listener: tukang gosip, suka nguping pembicaraan orang
27. Problem solver: orang yang tepat buat dimaki2 saat ada problem
28. Good emotional intelligence: menyelesaikan persoalan dengan marah2
29. High intelligence quotient: intelegensinya dipertanyakan
30. Good management: punya asistent, konsultant & outsource

Read Full Post | Make a Comment ( None so far )

Vivat Academia, Vivant Professores!

Posted on September 13, 2007. Filed under: Jurnal Intelektual, The Human-power | Tags: , , , , , , , , |

Ingat lagu Gaudeamus Igitur? ya, El Himno Universitario. Hymne Universitas/Akademi/Sekolah Tinggi. Yach, mahasiswa lah judulnya 🙂
Lagu tersebut pasti kamu ingat ketika mengiringi prosesi wisuda di universitasmu masing-masing. Entah dalam bentuk lagu atau hanya alunan simfoni saja.

Kalau nggak ingat, paling tidak kalau lagu tersebut diperdengarkan, pasti pada bilang gini deh “eh, itu lagu yang pas kita wisuda dulu!” nah, itu lah lagu “kebangsaan” intelektual kampus..

Tapi, ternyata itu bukan judul lagu nya loh. Hanya lebih populer sebab lirik pertama adalah “gaudeamus igitur..” ya, sama saja seperti adek saya kalau nyebut surat Al Ikhlas itu surat “Qulhu” hehehe.. sebab ayat pertama berbunyi Qulhuallahu Ahad..

Lalu, apa sih judulnya yang sebenarnya? kenapa diubah? Nama lagu tersebut De Brevitate Vitae (On The Shortness of Life), pada Kehidupan yang Singkat. Itu tuh aslinya.. Wiki pun berkata demikian hehe.. pas kita minta Gaudeamus, langsung di redirect ke De Brevitate Vitae.. bukan Curriculum Vitae loh hhihi..

dan lagu ini pun tidak se “Khidmat” dari yang kita dengar kalau melihat liriknya. It is about Sex (gender) dan Death (kematian). Wah.. nggak banget kan? memang begitu loh. Coba perhatikan lirik nya :

Original Latin

Gaudeamus igitur
Juvenes dum sumus
Post jucundum juventutem
Post molestam senectutem
Nos habebit humus.

Ubi sunt qui ante nos
In mundo fuere?
Vadite ad superos
Transite in inferos
Hos si vis videre.

Vita nostra brevis est
Brevi finietur.
Venit mors velociter
Rapit nos atrociter
Nemini parcetur.

Vivat academia
Vivant professores
Vivat membrum quodlibet
Vivat membra quaelibet
Semper sint in flore.

Vivant omnes virgines
Faciles, formosae.
Vivant et mulieres
Tenerae amabiles
Bonae laboriosae.

Vivant et republicaet qui illam regit.
Vivat nostra civitas,
Maecenatum caritas
Quae nos hic protegit.

Pereat tristitia,
Pereant osores.
Pereat diabolus,
Quivis antiburschius
Atque irrisores.

Nggak ngeri? ya iyaa laah.. hehe.. becanda nih yang versi inggris (terjemahan) nya :

English Translation

Let us rejoice therefore
While we are young.After a pleasant youth
After a troublesome old age
The earth will have us.

Where are they
Who were in the world before us?
You may cross over to heaven
You may go to hellIf you wish to see them.

Our life is brief
It will be finished shortly.
Death comes quickly
Atrociously, it snatches us away.
No one is spared.

Long live the academy!
Long live the teachers!
Long live each male student!
Long live each female student!
May they always flourish!

Long live all maidens
Easy and beautiful!
Long live mature women also,
Tender and loveable
And full of good labor.

Long live the State
And the One who rules it!
Long live our City
And the charity of benefactors
Which protects us here!

Let sadness perish!
Let haters perish!
Let the devil perish!
Let whoever is against our school
Who laughs at it, perish!

Coba lihat, ada ngomongin cewek (maiden) ngomongin ibu (mature women). Intinya sih paling nggak di lagu ini mengingatkan kalo “eh hidup itu singkat. Ayo kita mencari ilmu sebanyak-banyaknya dan berkontribusi”.. Kesian ibu udah melahirkan dah capek2.. lagian kalo loe pinter.. kan banyak cewek-cewek mendekat..~halah~ hehe.. maksudnya mungkin di jaman lagunya diciptakan pendidikan masih monopoli kaum lelaki kali yee..

Anyway, setelah pada abad 12 diciptakan.. jadi anthem nya universitas secara luas di abad pertengahan.. ya.. secara pelopor pendidikan tinggi modern seperti universitas adanya di eropa, dan bahasa Latin adalah lingua franca pada saat itu.. jadi lah anthem of the university..

Pada lirik, para members of universities, para dosen dan pengajar disanjung karena mentransfer ilmunya.. ya.. kalau kata liriknya sih… “Mumpung masih muda!” “Mati itu cepat datangnya, jadi bersenang-senanglah selagi muda” terminologi rejoice disana, maksudnya belajar kali yeee… demi masa depan lah..

Ngomongin lirik.. mending kamu donlod sendiri deh liriknya saya kasih disini ada partiturnya segala biar keliatan keren hihi.. nih Gaudeamus Igitur Partitur

Oya, katanya sih terjemahan Inggris itu ada yang salah, terjemahan dari “vivat membrum…vivant membra” menjadi “long live every male student, every female student” seharusnya “Long live every member (of the University, misal, pelajar dan staf).. gethooo…

Kalo masih penasaran kayak gimana sih? cari aja midi or mp3 nya di internet.. banyak bo!

Akhir kata.. Long Live the Academy! Long Live the Teachers!

Read Full Post | Make a Comment ( 3 so far )

    About

    Just Another “Cerdik Cendikia” Center wannabe like The Habibie Center, Mega Center, Amien Rais Center, Nurcholis Madjid Institute, Akbar Tanjung Institute, Wahid Institute, Syafii Maarif Institute dan seterusnya..

    RSS

    Subscribe Via RSS

    • Subscribe with Bloglines
    • Add your feed to Newsburst from CNET News.com
    • Subscribe in Google Reader
    • Add to My Yahoo!
    • Subscribe in NewsGator Online
    • The latest comments to all posts in RSS

    Meta

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...