Jerat Grand Depok City alias GDC, alias Kota Kembang Depok

Posted on June 10, 2008. Filed under: Coretan Intelektual | Tags: , , , , , , , , |

Tidak perlu banyak menulis, saya hanya bisa komplain melalui situs diskusi di bicara rumah dimana saya sepertinya menanggalkan nilai-nilai intelektual karena kekecewaan yang sangat mendalam.. Ada juga blogger yang nulis promosi GDC yang menyesatkan walo saat ini sedang under construction..

TIps bagi anda sebelum terjerat.. baca-baca dulu di internet dan TANYA penghuni lama mengenai GDC ini, jangan sampai terjebak dan memboroskan sumber daya waktu, tenaga dan UANG untuk sesuatu yang percuma.. juga cek di internet…

Salam intelektualitas!

Make a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

27 Responses to “Jerat Grand Depok City alias GDC, alias Kota Kembang Depok”

RSS Feed for The Unggul Center Comments RSS Feed

Mas Pompey,
Barusan saya ambil rumah di GDC cluster alamanda dan sudah akad kredit lewat KPR BTN Bogor per 23 Mei 2008 kemarin. Pada waktu akad kredit di depan pihak Bank dan notaris dari Bank dijelaskan mengenai status tanah dan bangunan oleh developer. Memang masih ada masalah sewaktu hand over dari developer lama ke developer baru. ada kewajiban pajak terhadap tanah yang tidak dibayarkan oleh developer lama sehingga menyebabkan status tanah tersebut dibekukan. Tetapi dari developer memberitahukan bahwa per agustus 2008, status tanah di daerah Puri insani cluster, gardenia cluster, anggrek 2 cluster sudah clear. artinya dari penghuni lama GDC bisa meningkatkan status PPJB mereka ke AJB dan untuk pengurusan SHGB nya.
Saya sarankan kalo ngambil rumah di GDC lewat KPR Bank aza, sebab dari Bank ditargetkan GDC sudah melengkapi semua surat dan sertifikat maksimal 1 tahun dari saat akad kredit. Termin Pembayaran Bank ke GDC developer berdasarkan kelengkapan surat dan sertifikat ini. Jadi dari pihak developer tidak bisa lari dari tanggung jawabnya karena terikat perjanjian dengan pihak Bank.
Beberapa temen saya juga mengambil di KKDR sekitar tahun 2005 kemarin, yang pake KPR Bank relatif sudah beres urusannya. justru yang cash yang bermasalah.

Wassalam,
Ayah Adit Puan

Salam kenal pak adit.

Bapak ambil di cluster mana?
saya sdh ambil di alamanda.

mudah-mudahan begitu pak adit. Saya sebenarnya juga di awal sangat suka dengan keberadaan lokasinya dst. bahkan sudah booking, namun setelah beberapa kali interaksi dengan banyak pihak, dan terutama kurang diapprove oleh keluarga untuk kami tetap keukeuh ambil di GDC, akhirnya batal.

Nah, yang saya sangat sesalkan adalah kok kami jadi sangat sulit ya utk mengambil hak kami sendiri.. yang “hanya” 4 juta padahal saya sudah iklaskan 1 jutanya. Kalau memang developer yang baik, ya paling nggak 1 juta itu bisa dipakai lah untuk biaya-biaya administrasi sampai urusan kami selesai.

Tapi ya sudahlah, Alhamdulillah barusan kemarin uangnya sudah masuk ke rekening dari Giro yang kami ambil (dengan terpaksa cuti dan spend money lagi untuk bolak balik pakai taxi antara Sunter – Depok)

bu/mbak Ophie,
saya ambil di blok B6 no 5.
sampeyan ambil di bok berapa?

Mas Pompey,
Saya ikut senang, masalah anda dengan DAS sudah terselesaikan.
Memang untuk urusan pembayaran ke GDC memang agak ribet. Mereka harus kordinasi dengan kantor pusat, kemaren juga saya cuma dapat kwitansi sementara waktu membayar DP, baru 2 minggu kemudian dapat kwitansi resminya. Seharusnya online antara kantor pemasaran di proyek dengan yang di pusat, sehingga tidak membuat was-was para customernya. Mungkin demikian juga untuk pembayaran ke customer yang membatalkan pembelian rumah di GDC.

Wassalam,
Ayah adit & puan

Loh Pak Adit ambil B6 no5?
Salam kenal pak

Saya rencana mo ambil B6 / 4, (posisi Hoek) kemaren ada yang cancel. jadi saya mo ambil.

Rumah kita sebelahan dong pak? (sok yakin)
tolong email ke saya dung ke:
mujadoel_99@yahoo.com

Pengen ngobrol2, saya agak ngeri juga ambil rumah di GDC melihat komentar2.

Tadinya saya ambil anggrek 2 awal bulan may.
Kemaren saya liat lagi koq masih banyak tanah kosong, ga ada aktifitas pembangunan and ada beberapa rumah yang berdiri sendirian tanpa ada tetangga kiri kanan.
Merasa takut di “kibuli” (lama pembangunannya)
akhirnya saya cancel, saya minta yang di alamanda yang sudah jadi.
Ternyata ada orang yang cancel.

buat mas pompey, sorry blognya jadi ngobrolin yang lain.
Maaf yach.

Salam kenal balik, Pak aryo.
Kalau ada yang perlu ditanyakan, bapak bisa kirim imil ke
db1g10@dutabumi.com
Sekarang calon rumah bapak – kemarin sabtu saya lihat- sudah mulai pengerjaan atapnya. Sama dengan Rumah saya dan rumah B6 no 6. ketiga rumah tersebut dikerjakan oleh 1 tim tukang.

maaf ya mas pompey, blognya jadi ajang kenalan.
thanks ya mas.

wassalam,

Wah nggak apa-apa. Dulu, saya juga sudah ambil di Alamanda, namun ternyata turun plafon, itulah yg membuat kami cancel karena tidak direstui oleh anggota keluarga yang lain sebab kami tidak siap kalau turun plafon dan harus bayar DP sekitar 20jutaan. Maklum modal belum mencukupi hehe.. baru aja terkumpul modal buat married.

Alamanda adalah pilihan terbaik dari GDC. Itu yang bisa saya simpulkan. Walaupun terpaksa cancel dan ternyata cuapek bin ribet ngurusin pengembalian uang, tapi secara umum, dari harga, lokasi dan “rencana fasilitas” utk Alamanda, adalah yang terbaik sejauh ini.

Untuk informasi, GDC merupakan proyek ke – 4 atau 5 dari SMR (pengembangnya) dimana memang GDC sepertinya termegah dan SMR ini walo kata marketingnya perusahaan besar, namun memang belum berpengalaman. Baru 4-5 lokasi, namun saya lupa persisnya, yang pasti Taman Anyelir (konsumen menengah kebawah), Bogor Asri (menengah ke bawah), GDC (menengah ke atas), dan satu atau dua lagi saya lupa, letaknya juga antah berantah klo ga salah di Kalimantan. Ini saya liat sendiri di Kantor pusatnya. Dan GDC, Anyelir, dan Bogor Asri ini semuanya tergolong perumahan yang BARU DIBANGUN.

Jadi, memang tidak salah kalo banyak komplain, lah kurang profesional. Mudah2an GDC dengan Alamandanya (mungkin juga ALPINIA) ini bisa jadi ajang pembuktian sukses dari SMR.

pak Adit dan pak Aryo salam kenal donk, yang sudah pada ambil di alamanda.

contact saya di shofia.diah@gmail.com yah… sharing2 donk informasinya.
Saya ambil Alamanda 70/150 di Blok 5 no. 4. terakhir saya lihat sih masih dibangun atap. tapi kanan kiri sudah pada jadi….

Untuk Pak pompey, waktu saya akd dengan GDC, saya bener2 gak bayar DP Pak. alias nol. paling yang saya bayar adalah asuransi jiwa, kebakaran dan pembayaran cicilan I.
jadi, so far bagi saya fine2 aja tuh masalah adm.

Terakhir saya lihat water boom-nya sudah tahap keramik kolam.

kalo ada info2 yang lain kasih tahu donkkkk…ok….?
tx yah.

Mungkin mas/mba Ophie ngga turun plafon pas ngajuin KPR.. soalnya kami juga hampir “bebas” (ada bookin fee sih sebelumnya 5 jt) tau-tau turun plafon jadi harus bayar DP. AKhirnyny ngga jadi.. dan akhirnya seperti yang saya sebut di awal, repot sendiri.. hehe nasib nasib..

Btw, mengenai promo BEBAS DP, ada juga yang mengeluhkan seperti blog yang saya kutip diatas. Sebab ternyata memang bebas dp kalo ngga turun plafon KPR nya. Nah, dia ini tidak diberitahu oleh marketing (menurut dia) kalau saya sih sudah tahu. Jadi standard orang sales nya juga kurang seragam. Mungkin anda dapat yang “baik” dan rekan lain dapat yang “cuek”. Saya sih dapat ALhamdulillah yang “baik” tapi memang sedang bukan rejeki sang sales

Ada yang tau perkembangan di cluster alamanda terutama untuk type 36, apakah jalan sudah rapi dan sudah dibangun semua.
makasih infonya.

Salam

Salam kenal….,
saya Utomo, mohon ikutr nimbrung di blog ini. Saya juga calon penghuni Cluster Alamanda. tepatnya C8-10, tipe 45/120.
Saya akad kredit sekitar Februari 08.
Memang rumah sudah saya tengok, masih finishing. Namun kayanya agak molor ya jadual finishing dan serah terimanya?
Kalo mutu bangunannya sih kelas I. Tukangnya juga ngerjainnya kualitas I. Jadi sebenarnya puas juga dengan harga segitu, namun ya finishingnya itu… agak lama.
Apa pihak pengembangnya perlu dicomplain apa gimana ya.
Demikian saudara2. Sekali lagi salam kenal.
Mohon bila ada info, saya akan dengan sangat senang main2 di blog ini, atau dapatlah kami dikabar2i di den_tomo@yahoo.com
Terima kasih
Salam

Boleh dong nimbrung, teman2 di Alamanda, saya tertarik sekali di blok ini, untuk type kecilnya, mendengar komentar teman2 kok saya jadi takut, apakah sampai saat juga masih banyak kendala? tolong dong kasih infonya!

Gus Tomo,

Salam kenal. Saya calon penghuni block C.3 Alamanda 45/120. Kalo saya kok meragukan kualitas bangunan Alamanda yah, malah cenderung mengatakan bahwa kulitas bangunan yang ditawarkan tidak sesuai dengan harga yang sudah kita beli. Liat aja kualitas kayu-kayunya itu sangat jelek sekali (bukan oven) dan rangka atapnya terlihat sangat rapuh jadi saya yakin paling cuma bisa bertahan 5 tahun ke depan. Anggap tulisan saya ini sebagai pelampiasan kekecewaan saya terhadap kualitas yang ditawarkan pihak GDC.

Dan untuk Pompey…. tulisan anda: tapi secara umum, dari harga, lokasi dan “rencana fasilitas” utk Alamanda, adalah yang terbaik sejauh ini. Memang ada fasilitas apa ya yang ditawarkan untuk Alamanda? Sepertinya tidak ada karena GDC pun tidak membangun fasum seperti free taman bermain untuk anak, tempat ibadah dll…

Maksudnya paling baik diantara cluster-cluster lain deh mbak.. kalau di Alamanda aja ngga dibangun Fasum ya yang lain juga sepertinya tidak akan dibangun. Soalnya saya lihat, Alamanda adalah “jagoannya” GDC baru. Ya mungkin nanti ada Alpinia dst tapi tetap kalau d compare lokasi dan harganya (sesama cluster di GDC ya) itu Alamanda paling baik.

Saya ngga tau kalau jadinya tidak sesuai janji. Soalnya komparasi saya sebatas diatas kertas dan sempat survey dan mo ambil waktu itu.

(Masjid, Lapangan bulutangkis, tenis dll yang ada pada saat ini, Insya Allah maaf kalau salah adalah FULL 100% WARGA YANG BUAT. Hanya KOlam renang sih kalo mo ngomong fasilitas..)

Salam kenal..

Barangkali ada yang berminat investasi. Kavling kami di Anggrek-2 GDC Blok H1/14 insya Allah akan kami jual kalo harganya cocok. Luas tanah 200m2, lokasinya di depan jalan lebar 16m (kalo gak salah). Lokasi sangat dekat dengan Waterboom. Alhamdulillah saat ini sudah sertifikat HGB, sehingga tenang buat investasi. Bagi yang berminat, harga penawaran adalah 300juta. Silahkan kontak Abu Naufal 0816 483 8430, pemilik langsung, tanpa perantara.

salam kenal, masa ihh sampe segitunyaaa? kira2 2 tahuun kedepan bakal kayaa gt gak sih? bermasalah gt gak? masalahnyaa kita udah ambil di anggrek 2 sekitar desember 2010, gmana doong nii, makasiaaa infonyaa… mohon bantuannyaaa…

Salam kenal…..
Saya Hidayat, sama2 calon penghuni Alamanda, saya di B1-4…klo liat bangunannya memang kita harus radha cerewet ama developer dan salesnya…kemarin juga sempet beberapa kali complain atas kualitas kayu dan hasil kerja yang kasar….ya memang resiko harus jadi cerewet….tapi ya cerewet utk rumah sendiri gak apa2 kali yah….hehehhehe…

salam kenal pak….sy jg lagi ada kesulitan krn uang sy yg udah disetor sbg DP ke developer Cipta Pesona Estate Cibinong sbsr 79 jt mau dipotong 50% , sy mau membatalkan pembelian rmh krn dibangun 3 tower BST dan salah satunya dekat dengan kav sy dan sampai saat ini blm dibangun apapun…sy punya anak autis pak bagaimana kalau tinggal didekat radiasi Tower BST???

Adakah info atau kebijaksanaan shg tdk mendptkan potongan sebesar itu? sy udah merelakan sebesar 4 jt krn sudah diberikan pd bag marketing tetapi pemilik perum maunya dipotong 50% ?? hrg rmh 244jt type 36/182 barangkali ada yg berminat atau advice buat sy ???

terima kasih ya

Wah sayang banget tuh mbak.. Gila ampe 50%.. di perjanjian sebelumnya ada penalti seperti itu nggak?

Kalau Mbak posisinya “dibawah”, saran saya Mending dijadiin investasi aja, jangan ditempati. Tower BST itu maksudnya BTS punya perusahaan operator seluler ya mbak?

Hmm ada yang berminat untuk over kredit ke mbak mungkin? Coba saja diiklankan, dengan catatan pada saat sekarang ya mau nggak mau mbak harus bayar cicilannya. Tapi kan kalau ada yg bersedia over kredit mbak bisa cari tempat lain yg lebih nyaman dan tentunya aman untuk anak mbak.

Mungkin itu yang saya bisa sarankan. Semoga sukses..

Salam…
haduh haduhh, baca komennya agak serem juga. rencana saya baru nglirik-nglirik Alamanda, tapi blm apa2 sih baru nglirik doang.
Ada saran ga Perumahan di Depok yang Bagus tapi Affordable?

Tuk yang punya blog, salam kenal.

mengenalkan forum baru khusus untuk membahas segala permasalahan di GDC untuk subscribe
granddepokcity-subscribe@yahoogroups.com

suwun
farid

Salam kenal semua,

Perkenalkan nm sya Rasyid, barusan sy booking
1 unit di cluster Chrysant. Sy mau tanya dr
teman2 smua sapa tau ada yg ambil di cluster
chrysant jg? mohon infonya mgkn teman2 pernah
tau ada mslh dgn cluster ini? sy jd waswas dgn
comment yg sy bc di blog2 ttg GDC.Bt mas pompey
, thx blog nya.

Wassalam.

segitu parahnya kah? Padahal istri saya sudah ketarik sama rumah di situ, jadi sebaiknya batal saja ya bos?

kata siapa klo KPR Bank akan jadi lancar? Sama aja….
buktinya saya KPR. Akad udah dari 2008, sampai sekarang beluam AJB. Boro boro AJB, sertifikat pecah kaflingnya saja masih baru mau diurus…(OMG). saya pertama kali tanyakan pada Agustus 2010, karena ingin melunasi (KPR Bank bunganya terasa sangat mencekik…hihi). dari situ saya dijanjikan 3 bulan. datang lagi, 3 bulan lagi, dan begitu seterusnya hingga sekarang, terakhir ini dijanjikan 4 bulan.
dan pikah Bank??? yang ada mereka minta sya kejar orang legalnya. ketika saya sempat tantangin “klo saya collaps, Bank jaminnannya apa dong? secara sertifikat yang seharusnya jadi jaminan aja belum jadi? ” eh mereka malah jawab ” ya kan kami pegang sertifikat induknya buk…” cuape deh.
ga cuma itu, orang GDC ini memang sepertinya ditraining untuk ngingkarin janji pada konsumennya. di awal, marketing alangkah manisnya. ketika ada masalah, orang marketing yg dulu nawarin kita udah pura pura ga kenal. mereka malah cuma bersedia bantu dlam bentuk kasih t”no tlp meja” orang yang kita cari, dimana klo hubungi nomor tersebut, ketika kita bilang dari konsumen untuk keluhan tertentu, lanmgsung dijawab Ybs lagi ga ditempat….
KAPOK DG GDC deh pokoknya

Oh ya, masih sampai sekarang?

Mohon infonya bagaimana status sertifikat rumahnya skrg mbak? Apakah sdh beres? Saya rencana mau ambil rmh d GDP tp setelah baca2 komentar tmn2 d sini sptnya saya memerlukan wkt lebih lama utk berpikir. Mohon bantuannya. Thanks.

saya jg mau nanya nih saya mau ambil kapling.di anggrek 2 gmn status tanahnya pls info dunk. tx


Where's The Comment Form?

    About

    Just Another “Cerdik Cendikia” Center wannabe like The Habibie Center, Mega Center, Amien Rais Center, Nurcholis Madjid Institute, Akbar Tanjung Institute, Wahid Institute, Syafii Maarif Institute dan seterusnya..

    RSS

    Subscribe Via RSS

    • Subscribe with Bloglines
    • Add your feed to Newsburst from CNET News.com
    • Subscribe in Google Reader
    • Add to My Yahoo!
    • Subscribe in NewsGator Online
    • The latest comments to all posts in RSS

    Meta

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: